Jumat, 03 Februari 2012

Open your eyes...Cinta sudah berada disisimu

Kau telah mencari, berusaha mencari keseluruh penjuru dunia, hanya untuk menemukan cinta sejati
Mencari disemua tempat yang tidak tepat
Dan diseluruh waktu dimana kau buta untuk cinta, dimana kau tidak menyadarinya
Sama seperti kau tidak bisa melihat hidung mu sendiri yang tepat berada di wajahmu.
Its here, it’s now. Bukalah matamu dan lihat lah
Disini, tepat saat ini, buka lah matamu dan lihatlah cinta

kau merasa terpuruk, menyalahkan dirimu, berfikir bahwa ada sesuatu yang salah
membayangkan mengapa cinta sejati tidak pernah menemukan mu
Tidakkah kau tahu bahwa ia sudah berada di sini, selama ini
Kalau saja kau melihat sekeliling mu.
tidak kah kau sadar, cinta itu begitu dekatnya
its here, its now. Bukalah matamu dan lihat lah
tepat disini… saat ini…
bukalah matamu untuk cinta
Cinta sudah berada disisimu, begitu dekat nya, hingga kau tidak bisa melihat cinta
Jika saja cinta ini bisa berbicara, dia akan berteriak kepada langit

“ aku sudah berada disini, dan akan selalu begitu”
aku disini, saat ini, bukalah matamu dan lihatlah
tepat disini, tepat saat ini, bukalah matamu untuk cinta
bukalah matamu
bukalah pikiranmu untuk cinta
bukalah hatimu untuk…..
cinta

I miss you more and more every day..

Sungguh aneh, kita memulainya sebagai 2 orang asing yang bahkan tidak saling menyapa, memilih menjadi teman dan pada akhirnya semua berubah menjadi lebih dari sekedar teman, dan ini terjadi begitu cepat.
Kita memulainya sebagai teman, tetapi sesuatu terjadi dalam diriku, ketika hati ini terasa sakit, setiap hari, dan hanya ketika bersamamu lah semua rasa sakit itu pergi, entah kemana.

I miss you more and more every day..

Kau lah bayangan yang selalu ada pada hari hariku yang pertama dipagi hari, dan yang terlihat terakhir pada malam hari. Aku sudah mencoba semua cara untuk menunjukan bahwa kau lebih dari sekedar teman bagiku. Aku berharap menyadari bahwa aku selalu memandangi mu ketika kita duduk berdua, atau paling tidak membayangkan mengapa aku selalu ada dimana kau berada, atau kenapa aku tetap bertahan menelefon mu berjam jam?? Atau cara bahwa kita saling memiliki satu sama lain?.. ah.. aku hanya ingin berteriak keras dan lantang… tidakkah kau menyadarinya? Tidak kah kau mengetahuinya?
Dan kau harus tahu, bahwa aku tidak pandai berkata kata. So when I’m with you I’m speechless.. lidah ku rasanya kelu dan membeku. Tapi aku seorang pendengar yang baik.. dan aku ingat semua yang hal yang kau ceritakan kepadaku. Disetiap ceritamu, kau selalu memberi tahu bahwa kau menginginkan seseoang sepertiku menjadi bagian dari hidupmu, tetapi mengapa kau tidak pernah mempertimbang kan aku sebagai seorang yang terkasih..
I need you, I want you to know, cause you’re the love that came without warning.
Pertemuan kita adalah takdir

Menjadi teman mu adalah pilihan,
Tetapi jatuh cinta kepadamu benar benar diluar kendali ku..
Setelah semua waktu yang aku lalui dengan mu, aku tersadar bahwa cara terburuk untuk merindukan seseorang adalah merindukan seseorang yang ada tepat disebelahmu setiap waktu, dan kau tahu bahwa kau tidak akan pernah bisa memilikinya. Aku tidak tahu apa yan harus aku lakukan, tersenyum karena kau adalah temanku atau menangis karena hanya sebatas itulah kita bisa.


Setiap hari, aku tersenyum sendiri tanpa ada alasan yang jelas.. hingga suatu ketika aku sadar. Bahwa aku memikirkan mu. Just thingking about you. Terkadang aku heran, mengapa aku begitu bodohnya, takut kehilangan dirimu ketika dirimu bukan milikku. Tetapi aku masih bisa merasakan perasaan paling menakjubkan di dunia ketika kau mengatakan “ hai “ kepadaku, atau bahkan hanya tersenyum, karena aku tahu untuk beberapa detik aku bisa melintasi pikiranmu. Kau membuat ku sadar bahwa perkataan orang orang yang bilang bahwa kau hanya membuat “jatuh cinta” satu kali saja itu adalah salah. Karena setiap kali aku mendengar suaramu, aku jatuh cinta, lagi dan lagi bahkan jauh lebih dalam.
Mungkin bagi dunia kau hanya “seseorang” tapi untuk seseorang sepertiku, kau adalah “dunia”. Karena didalam ruangan yang penuh sesak, kau adalah orang pertama yang ingin aku lihat. and even if I had an army around me, I’d still notice you were missing.

Kau tak akan pernah merasa kesepian, aku akan selalu ada untuk mu, bersamamu. Dan tak usah kau mencoba berubah, cause I like you just the way you are.

bagaimana jika tuhan memang menciptakan kita berdua untuk melengkapi satu sama lain, yang terlahir untuk menjadi sahabat dan sepasang kekasih?.

Ada garis tipis antara cinta dan persahabatan, yang terkadang kita tidak menyadarinya, bahwa garis itu sudah pudar, sudah menghilang, dan kita telah melewati batas. Karena kita memang menikmatinya.

mengapa ketidakhadiran memperbesar rasa cinta?

Berat rasanya ditinggalkan, aku menunggu, tak tahu ia berada dimana, ingin tahu apakah ia baik baik saja?

berat rasanya menjadi bagian yang harus tinggal.
aku menyibukan diri, dengan demikian waktu akan berjalan lebih cepat rasanya

aku tidur sendirian, aku bangun sendirian
aku berjalan jalan
aku bekerja sampai merasa lelah
kuamati angin mempermaikan sampah yang berada dibawah salju sepanjang musim dingin.
segalanya tampak sederhanda, sampai kau memikirkannya

mengapa ketidakhadiran memperbesar rasa cinta?

dahulu ketika para kaum lelaki pergi kelaut, dan para perempuan menunggu, mereka berdiri di pinggir laut, mengamati kaki langit utnuk mengawasi kedatangan perahu mungil ini. kini tidak ada lagi yang menunggu ku.

ia menghilang tanpa dikehendaki
tanpa peringatan
aku menunggu
setiap detik aku menunggu terasa bagaikan setahun
Bagaikan selamanya

setiap detik berjalan selambat dan sebening kaca
melalui tidak detik, aku bisa melihat detik detik yang jumlahnya tak terhingga

berbaris, berbaris menuggu

mengapa ia pergi ketempat yang tidak bisa aku ikuti, yang aku tidak tahu kemana aral nya.

aku tahu waktu bukan lah dimensi yang bisa dilipat
tapi seperti halnya pertemuan
aku yakin
perpisahan juga tidak ada yang abadi

so Close, and still so far

Kau berada di dalam dekapku, dan dunia terasa begitu tenang
Alam memainkan Music hanya untuk kita berdua
Begitu dekatnya kebersamaan,
dan ketika ku bersamamu, begitu dekatnya untuk merasakan apa itu hidup sebanarnya
hidup akan terus berjalan, mimpi mimpi romantic itu akan menghilang dari ingatan, dan aku mempersiapkan diriku akan ucapan perpisahan, dan tidak pernah bertemu kembali
Begitu dekatnya, menunggumu, menunggu
Dan sekarang aku mengerti apa yang selam ini aku mau, aku inginkan,
semua yang kumau adalah mendekapmu, begitu eratnya begitu dekatnya
Begitu dekatnya untuk mendapaktan akhir yang bahagia, hampir saja aku mengira bahwa ini bukan lah sebuah kepura puraan, saat ini kau berada disisiku, tapi betapa jauhnya diri kita, sejauh ini, kita begitu dekatnya.
Oh,, bagaimana ku dapat menghadapi hari hidup tanpamu, jika aku harus kehilangan dirimu saat ini. karena hidup tanpa mu memang tidak terbayangkan
Kita begitu dekatnay, untuk mendapatkan akhir hiudp yang bahagia
Hamper saja aku percaya bahwa ini bukan lah suatu kepura puraan, suatu kebohongan..
Biarkan lah kita bermimpi hanya untuk saat ini…
Kita
Begitu dekatnya, begitu dekatnya, namun…
Dan begitu jauhnya

Kamu Nyata Bagiku,cinta mu nyata untuk ku,

karena kamu nyata bagiku

sore itu sepasang kekasih sedang berjalan jalan di taman kota, sore ini cerah, bunga sedang bermekaran, dan merupakan salah satu sore paling indah tahun ini.

si wanita tiba tiba bertanya kepada pasangannya " sayang, sore ini indah ya? "

" iya sayang, indah sekali" sambil terus menatap kedepan dan kosong

" kamu kenapa sih?, kok gak fokus dari tadi " nada agak marah

" aku cuma mikir aja sayang, kamu itu emang berbeda dari gadis dalam impian ku selama ini"

si wanita yang mendengar hal itu langsung berhenti, dan menatap pasangannya

" lalu wanita seperti apa yang sebenarnya ada dalam impian kamu " berbicara terbata-bata dan mata berkaca kaca,

" gadis dalam impian ku tentunya, memiliki kaki yang jenjang, berambut panjang, bermata biru, dan tidak membosan kan untuk di pandang"

" maaf kalau aku bukan seperti gadis dalam impian kamu " serta merta si wanita menangis, dan berlari meninggalkan kekasih nya,,

" si pria mengejar dan berkata kepada pasangannya

" sayang, tapi kami memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh gadis dalam impianku itu" si pria mengelap air mata pasangannya sambil berkata " karena kamu nyata bagiku, karena kamu ada di sini, cinta mu nyata untuk ku, bukan hanya ada dalam impianku "

" karena kamu nyata sayang, nyata dan bukan hanya dalam impian. sore ini, ditaman ini, mau kah kau menikah denganku? menjadi orang pertama yang kulihat di setiap pagiku, menjadi orang pertama yang selalu mendengar ceritaku? "

si wanita bertambah banjir menangis, dan mengangguk, " aku mau sayang "

" terimakasih karena kau telah menjadi yang Nyata Untuk ku" si pria memeluk pasangannya beberapa lama, dan kembali berjalan menyusuri taman sambil berpegangan tangan.

PROFESI MULIA MENJADI SEORANG DOKTER

Profesi Mulia, oleh dr. Pikasa Retsyah
Profesi kesehatan, adalah profesi yang sangat mulia. Profesi yang menurut banyak orang, diminati hanya oleh orang-orang kaya, yang sudah tidak berminat akan gaji dan harta duniawi, dan bertekad menghabiskan sisa hidupnya untuk kemanusiaan. Hanya sedikit manusia yang mampu benar-benar menjadi tenaga kesehatan, sesuai tuntutan profesi yang dianggap mulia itu, mungkin hanya satu di antara beberapa juta manusia yang sanggup.
Hanya sedikit manusia, yang mungkin mau membayar ratusan juta untuk masuk ke fakultas kedokteran, yang tidak berpikiran untuk mendapat pendapatan yang layak dengan biaya sekolahnya.
Hanya sedikit manusia, yang setelah masa kuliah yang panjang dan melelahkan secara fisik dan mental, bisa bersabar untuk tidak segera bekerja mencari nafkah karena direpotkan segala urusan birokrasi.
Hanya sedikit manusia, yang bisa tidak mengeluh, setelah lulus dari fakultas favorit dengan ujian masuk tersulit, tapi masih dianggap tidak kompeten dan masih harus melalui berbagai pembuktian kompetensi yang bukan hanya menghabiskan waktu yang tidak sebentar, tapi juga biaya yang tidak sedikit, sementara teman-teman SMA-nya dulu yang memilih jurusan yang ujian masuknya lebih mudah, sudah bekerja dan bisa dibilang lebih mapan.
Hanya sedikit manusia, yang mampu ditempatkan ke tempat antah berantah, dengan alasan kewajiban kemanusiaan, dengan gaji yang digembar-gemborkan besar (meskipun kenyataannya tidak sampai 30% yang menerima gaji sebesar itu) tapi disuruh berpuasa dulu karena gaji itu baru akan turun entah setelah bulan kesekian.
Hanya sedikit orang, yang mampu ikhlas menerima tudingan malpraktik, meskipun tidak ada yang pernah tahu seberapa berat dia bekerja tanpa tidur, sebelum akhirnya dia melakukan kesalahan yang mungkin sebenarnya manusiawi untuk seorang manusia biasa yang bisa lelah, tapi tidak boleh dilakukan seorang tenaga kesehatan yang haruslah seperti malaikat yang tanpa cela.
Hanya sedikit manusia, yang mampu menahan lelahnya dan dibangunkan tengah malam, karena setiap orang sakit, meskipun itu hanya gatal-gatal, adalah pasien darurat yang harus ditangani saat itu juga.
Hanya sedikit manusia, yang mampu bersabar saat menerima pasien, yang mungkin sudah membayar berpuluh-puluh atau bahkan ratusan juta ke pabrik rokok untuk membeli penyakit, tapi tidak mau mengeluarkan sepeser pun untuk membayar pengobatan, malah menuduh tenaga kesehatan itu adalah makhluk penghisap darah yang mencari keuntungan dari penderitaan orang lain, tanpa sadar pihak mana yang sebenarnya mengambil keuntungan dan membuat dia sakit seperti itu.
Hanya sedikit orang, yang bisa menerima keadilan media, dalam memberitakan kasus dugaan malpraktek secara besar-besaran, sementara saat teman sejawatnya meninggal tenggelam saat bertugas ke pedalaman, hanya ditulis di kolom kecil yang pasti tidak menarik perhatian.
Sedikit sekali orang yang mampu untuk menjadi tenaga kesehatan ideal di Indonesia dengan segala kondisi yang sudah saya paparkan tadi, tapi sayangnya, kebutuhan tenaga kesehatan di Indonesia sangat besar sehingga banyak orang berlomba-lomba ingin menjadi tenaga kesehatan, dan kaget begitu mengetahui konsekuensi seperti yang saya sebutkan di atas. Jadi bila Anda memutuskan ingin menjadi tenaga kesehatan, pastikan anda mampu menerima semua konsekuensi itu tanpa mengeluh. Semoga Indonesia bisa semakin baik di masa depan.

Tentang Kamu, Aku, danKita semua

ulisan ini bukan (hanya) tentang sebuah ujian kompetensi dokter di mana hampir setengah pesertanya di seluruh Indonesia dinyatakan belum lulus. Tulisan ini ditujukan bagi mereka yang sedang merasa gagal, terpuruk, dan merasa sedang berada di putaran bawah roda kehidupannya. Dan saya yakin, setiap dari kita pernah merasakan hal tersebut.
Memang bukan ujian tingkat nasional seperti ujian kompetensi, tetapi saat saya dinyatakan tidak lulus dalam sebuah ujian saat masih menjadi coass, bagi saya itu adalah kiamat kecil. Saat itu saya merasa saya adalah coass paling tertinggal, paling bodoh, dan paling tidak kompeten di antara teman-teman saya. Saya merasa saya berbeda.. Saya terus-menerus menangis, bahkan sampai dua minggu lamanya. Saya benar-benar terpukul, apalagi sebelumnya saya jarang bermasalah dengan nilai. Selama ini academic record saya baik-baik saja. Selama dua minggu pikiran saya dipenuhi oleh berbagai pikiran negatif. Hingga akhirnya saya sadar bahwa saat fakta tidak bisa diubah, kita masih bisa mengubah sikap kita dalam menghadapi fakta itu.. Saya sadar bahwa roda di bawah adalah fase dalam hidup yang tak bisa dihindari, dan menangis serta terpukul saat menghadapinya adalah manusiawi. Akan tetapi, setelah jatuh ke bawah, yang menjadi penting adalah rebound; sedalam itu jatuh, setinggi itu juga kita harus bisa naik kembali, bahkan lebih tinggi lagi. Saya pun sedikit demi sedikit berusaha pulih, sampai akhirnya jiwa saya terbakar oleh semangat. Semangat untuk membuktikan kepada dunia bahwa saya mampu, bahwa saya bisa jauh lebih baik kalau saya mau, bahwa saya bukanlah manusia kerdil yang mudah menyerah! Kini, saya justru bersyukur telah mengalami peristiwa pahit tersebut, karena dari sana jiwa saya diperkaya.
Saya yakin, setiap dari kita yang sudah jatuh, pasti bisa melakukan rebound itu. Sebelumnya, tak mengapa kita terlebih dahulu menguras emosi, agar hati kita lebih tenang, lebih lapang, sampai akhirnya kita akan tulus menerima dan menjadikan itu semua sekedar cobaan dari-Nya, yang sesungguhnya amat sayang kepada kita. Rencana-Nya amat besar, jauh lebih besar daripada rencana kita saat ini.
Semangat ya, teman-teman. Jangan pernah merasa sendiri. Karena Tuhan, keluarga, dan sahabat-sahabatmu selalu ada. :)